Cara mudah membuat Kajon, Cajon atau Drum Box


Cara mudah membuat Kajon, Cajon atau Drum Box



Halooo.... sudah lama kagak nge post lagi. Kali ini saya akan posting bagaimana Cara mudah membuat Kajon, Cajon atau Drum Box.
Untuk itu bahan yg kita perlukan adalah :
  • Kayu Plywood ukuran 1/2", 1/4" dan 1/8"
  • Kayu balok
  • Kawat Senar Drum
  • Gergaji Potong
  • Gergaji Belah
  • Bor
  • Palu
  • Sekrup
  • Lem Kayu
  • Plitur
Untuk lebih jelasnya bisa download tutorial yang saya kemas menjadi PDF.
Download

Cara Mudah Atasi Firefox "Your Firefox profile cannot be loaded. It may be missing or inaccessible"

"Your Firefox profile cannot be loaded. It may be missing or inaccessible"


Pernah ngalamin ini gak? Kalau pernah, dan belum bisa diatasi. Saya akan kasih tau trik mudah untuk benerin masalah firefox yang seperti itu. Begini caranya : 

Pertama, masuk ke Run dengan cara tekan tombol (Windows + R) secara bersamaan. Atau bisa juga pada pencarian pada tombol Start. 
Kedua, masukkan code ini %APPDATA%\Mozilla\Firefox , Lalu Enter.

Ketiga, nanti kita akan diarah kan ke folder seperti berikut ini. 


Nah, selanjutnya Hapus saja file profiles.ini , disitu extensionnya saya hidden jadi cuma keliatan namanya saja. :D
Keempat, Buka kembali firefox anda. :)

Mudah bukan.... Selamat mencoba... Thanks for visit my Blog :)

Contoh Teks Pasrah Temanten, Munjung Temanten, Wangsulan Munjung Temanten

Contoh Teks Pasrah Temanten....

Munjung Temanten



Wangsulan Munjung Temanten

Tutorial Print Layout PCB ke PDF

Di Forum FX DIY ada yang sempat bertanya, bagaimana cara print layout pcb ke fornat PDF. Nah, berikut ini akan saya jabarkan tutorial Print Layout PCB ke PDF. Caranya mudah alias gampang banget.
Pertama software yang harus anda siapkan adalah pdf creator. Pdf creator bisa di download disini.

Setelah di download dan di install, siapkan design pcb yang akan di cetak.
Saya kasih contoh untuk layout pcb CE2 dari Tonepad dengan software PCB editor Sprint Layout 5


Setelah itu untuk mencetak ke pdf, klik pada menu File - Print atau dengan Shortcut (Ctrl + P).


Lalu akan muncul menu selanjutnya sebagai berikut,


Kalau, ngeprint satu kan bisa dibilang rugi ya. Coba anda klik pada menu Tile.


Setting sesuka anda, biar pas 1 lembar. Disini saya coba setting Tiles-nya X=3, Y=3. Jadi nya seperti gambar di bawah ini.

Untuk pengaturan layer, bisa disesuaikan sendiri. Mana yang ingin di print. Silahkan lihat di menu kiri.

Lalu untuk menu setting Printnya, bisa anda setting seperti gambar di bawah ini. Pilih Pdf Creator yang sebelumnya sudah kita install. Lalu klik OK.


Lalu klik tombol PRINT.

Klik Save..

Selesai, :) Mudah kan... Thanks for Visit my Blog.
 
Salam "Solder"

Belajar Elektronika Dasar (E-book)

Elektronika?
Apa sih elektronika itu.

Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang di operasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel yang bermuatan listrik.
Untuk mempelajari Elektronika, harus mempelajari Elektronika dasar. Disini saya akan memberikan link Ebook Gratis tentang elektronika dasar untuk panduan belajar anda. 



Diatas adalah daftar isi dari Ebook tersebut.

EFEK MAKER INDONESIA (INDOPEDALS FORUM)



Bicara tentang kebutuhan seorang pemain musik khususnya Gitar dan Bass, pasti membutuhkan yang namanya efek. Dalam dunia efek, ada banyak jenis dan karakter efek. Jenis efek dibagi menjadi 2, yaitu efek digital dan analog.

Apa bedanya?
Analog  : Efek analog, 1 efek mempunyai 1 karakter suara saja. Untuk menghasilkan karakter sound yang baik, dibutuhkan beberapa efek yang disusun sejara paralel. Yang paling sering digunakan adalah efek dengan karakter Distorsi, Overdrive, Modulasi dan lain-lain. Masih banyak lah.
Digital : Efek digital, adalah gabungan dari semua karakter efek yang sudah di digitalisasi atau digabungkan menjadi satu paket. Sehingga lebih ringkas dan mudah untuk pemilihan karakter efek.

Apa kekurangan dan kelebihan dari efek digital dan analog?
Kelebihan Analog : 
  • Suara yang dihasilkan lebih natural dibandingkan dengan efek digital. Maksudnya begini, dawai yang ditimbulkan gitar masih terdengar natural meskipun sudah di explore dengan berbagai efek analog.
  • Parameter dari efek analog lebih detail, sehingga anda bisa lebih leluasa mensetting suara efek dengan karakter sesuai selera anda.
  • Pengoperasian lebih mudah
Kekurangan Analog :
  • Harganya lebih mahal, kenapa bisa dibilang lebih mahal, sebagai contoh setidaknya atau yang paling minim seorang gitaris membutuhkan beberapa effect seperti distorsi, chorus, delay dan equalizer. Keempat effect tersebut bisa anda dapatkan dengan harga sekitar 2-3 juta rupiah untuk yang jenis stombox analog, sedangkan jika anda berniat membeli effect digital dengan harga seperti itu akan mendapatkan sebuah effect digital yang didalammnya terdapat hingga ratusan jenis effect
  • Tidak praktis alias ribet, karena penggabungan efek dalam jumlah besar akan memakan banyak tempat
  • Walaupun cara pengoperasiannya mudah namun, untuk mendapatkan karakter sound yang baik cenderung lebih susah karena parameternya sangat detail, sehingga membutuhkan kejelian ketika mensetingnya
  • Mencari karakter suara gitar yang kita inginkan lebih mudah, karena terdapat banyak sekali sampling-sampling yang sudah ada dari bawaan pabrik, yang tinggal diedit untuk menyesuaikan dengan selera kita
  • Lebih Fleksibel, lebih portable, lebih mobile sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana

Kelebihan Digital :
  • Harganya bisa dibilang lebih murah, karena dalam satu perangkat effect saja terdapat banyak sekali jenis effect suara yang bisa kita gunakan.
  • Selain terdapat bermacam-macam effect juga ada fasilitas lain yang bisa kita gunakan diantaranya adalah metronome, tuner, recorder, sampling intsrument dan lain-lain. Hal tersebut tentu juga tergantung dari harga dan merk
Kekurangan Digital :
  • Salah satu yang dianggap paling menonjol adalah suaranya kurang natural, bahkan terlalu banyak jenis effect yang suaranya aneh sehingga banyak gitaris yang enggan menggunakannya.
  • Mudah rusak karena seperti kita tahu, teknologi digital lebih rawan terhadap virus, bahkan tegangan listrik yang berubah-ubah atau yang kurang stabil juga memudahkan perangkat digital akan rusak. Sehingga ada baiknya gunakan stabilizer bagi anda pengguna effect digital yang apabila tegangan listrik dirumah atau dimana saja tidak stabil
  • Cara pengoperasian yang cukup sulit, karena tiap merk yang berbeda pasti memiliki cara pengoperasian yang berbeda pula, sehingga jika kita dihadapkan dengan sebuah effect digital yang belum pernah kita operasikan membutuhkan waktu lagi untuk beradaptasi

 
Effect Analog

Effect Digital

Diatas adalah sekilas tentang pengenalan efek gitar analog dan digital. Di Indonesia, ada banyak efek maker. Yang bisa bersaing dengan efek buatan luar negeri. Di bawah ini adalah daftar efek maker Indonesia.



Aeres FX, Bogor
Alee Amtech Handwire, Jakarta
Amadeus, Bandung
Asta Pedals, Malang
ERV Pedals, Bekasi
GFI System, Jakarta
Harajaki Electronics, Batam
HNKY, Jember
How Are You, Bandung
Infect, Jakarta
Jogja Stompbox Custom, , Yogyakarta
KS Aji Tone Workshop, Semarang/Batam
MDP Guitar Effect Builder, Purwakarta
M&R Distortion, Madura
RadioBuzzPedal, Bali
Reth's Pedals, Ponorogo
Revolt Efek, Depok
Rick's Custom Hotbox, Yogyakarta
Toneofartant, Bandung
Trooper Indonesia, Yogyakarta


 Do It Yourself - Effect Pedals
INDOPEDALS (FORUM)

Cara memasang / menginstall macro di Sprint Layout

Cara memasang macro pada Sprint Layout 
Macro adalah suatu deretan perintah yang dikumpulkan bersama menjadi suatu perintah. Digunakan untuk mempermudah pengguna software untuk menjalankan perintah secara otomatis.

  1. Download macro di www.320*volt.com/sprint-layout-makro-arsivim/   (hilangkan tanda *)
  2. Setelah selesai download macro, kemudian ekstrak filenya. Karena file dalam bentuk zip/rar
  3. Setelah di ekstrak, cari folder macros
  4. Copy file yang sudah di ekstrak tadi ke dalam folder Macros tersebut
  5. Selesai, gampang kan... :D
  Thanks for visit my Blog... see you next post :D

Lirik Lagu Orkes Moral PMR (Pengantar Minum Racun)

PMR (PENGANTAR MINUM RACUN)

 

PMR - Yang Penting Halal

Jaman canggih, harus gigih
cari kerja sana-sini
jadi mandor belum pasti
Kalo kuli langsung jadi

sementara jadi kuli, nggak apa-apa
ya nggak....ya nggak...??
siapa tau besok lusa jadi direktur

sudah kerja tanggal muda,
tanggal tua ya sama saja
tanggal muda bayar utang
tanggal tua ngutang lagi

gali lobang, tutup lobang
itu biasa, ya nggak.. ya nggak
asal jangan, gali lobang
nyebur sendiri

*
Daripada lontang-lantung tidak karuan
Biar kuli, gaji ngepas, yang penting halal (betul)
Daripada, kasak kusuk orang curiga
Biar bener biar jujur, dianggap salah

Kesana kemari, merono merene
Wong wedok ora ono sing gelem
Kesitu kesini, kaditu kadiek
Awewe lo lo bana teresem


sudah kerja tanggal muda,
tanggal tua ya sama saja
tanggal muda bayar utang
tanggal tua ngutang lagi

**
Malam minggu tak punya pacar cari hiburan
Nonton film antri karcis, cari senggolan
daripada melamun yang bukan-bukan
Badan kurus, muka pucat, rambut ubanan

Kasano kamari, kamari kasano
uning uning tak ado yang suko
nakasa nakana, nakana nakasa
oreng perempuan tak de yang mau

neng kana, neng kene
neng kene, neng kana
wong wadon ora ono sing gelem

Etching PCB tanpa ferric chloride (FeCl3)

Pernahkah anda membuat PCB sendiri dirumah..???
Jawab : Pernah

Lalu, larutan apa yang anda pakai untuk melarutkan lapisan tembaga...???
Jawab :  Pakai Feriklorit / ferric chloride (FeCl3)

Yah, kalo pakai ferric chloride (FeCl3) pasti lama deh, ngilangin tembaganya. Apalagi pake acara Goyang Inul (Digoyang-goyang). Nih aku kasih tau, larutan pengganti ferric chloride (FeCl3), yang ampuh melarutkan tembaga dan juga lebih cepat daripada menggunakan larutan ferric chloride (FeCl3).
Pake Hydrochloride Acid (HCL) + Hydrogen Peroxide (H202) + Air.
Untuk takarannya 1:2:4. Jadi misal menuangnya pake gelas plastik, HCL 1 gelas + H202 2 gelas + Airnya 4 Gelas.
Ada lagi nih, kalau di tempat anda gak ada yang jual bahan-bahan tersebut. Bisa kita akali dengan menggunakan pembersih porselen (VIXAL) + Pembersih noda baju (VANISH) + Air.


Gambar diatas adalah PCB yang saya larutkan dengan menggunakan larutan diatas. Itu baru 3 menit sudah rontok. Silahkan anda coba dirumah.

Terima kasih telah berkunjung ke Blog saya... (y)

Design PCB dengan Sprint Layout 6

PCB....???
Apa itu PCB...? PaCar Baru atau apa?
Ya bukan itu lah... PCB itu adalah Printed Circuit Board. Ngomong-ngomong tentang PCB. Tau gak cara membuat pcb?
Kalau belum tau, kapan-kapan aja saya posting tentang bikin PCB sendiri atau DIY (Do it yourself).
Sebelum bikin PCB, kita harus tau cara mendesignnya dan pake software apa. Disini saya menggunakan software Sprint Layout 6.


Software itu pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Kekurangan pada Sprint Layout ini adalah tidak bisa AutoRoute sepeti Eagle. Tetapi kelebihannya, software ini sangat mudah di gunakan walaupun untuk pemula. User Friendly deh pokoknya.

Ini contoh design MXR Noise Gate yang di design dengan Sprint Layout 6.


Software ini sebenarnya gak gratis. Tapi saya punya yang gratis. 
www.medi*afire.com/download/q67t9i2gy587rli/Sprint-Layout_6.0.zip

cara download, copy semua link tadi, lalu hapus tanda * nya.
Untuk tutorial pemasangan Macro bisa di lihat di sini  Cara memasang macro pada Sprint Layout


Bencana alam meletusnya Gunung Kelud


Kemarin, tepatnya tanggal 13 Februari 2014 sekitar pukul 22.50 WIB, Gunung Kelud meletus. Penghuni daerah Gunung Kelud di ungsikan ke tempat yang aman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Menurut warga Kediri - Jawa Timur, Gunung Kelud tersebut mempunyai legenda tersendiri. Bukan hanya sebuah gundukan tanah yang meninggi secara alami.


Pada jaman dahulu gundukan tanah Gunung Kelud terbentuk dari sebuah penghianatan cinta seorang putri yang bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti yang bernama Mahesa Suro dan Lembu Suro.

Dewi Kilisuci adalah anak dari Jenggolo Manik. Dewi Kilisuci yang terkenal dengan kecantikannya akan dilamar oleh dua orang raja, tetapi bukan dari bangsa manusia. Mahesa Suro yang berkepala kerbau dan Lembu Suro yang berkepala lembu.

Untuk menolak lamaran tersebut, Dewi Kilisuci membuat sayembara yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia biasa, yaitu membuat dua sumur di atas puncak Gunung Kelud, yang satu harus berbau amis dan yang satunya harus berbau wangi dan harus selesai dalam satu malam atau sampai ayam berkokok.

Terpedaya oleh rayuan tersebut, keduanya pun masuk ke dalam sumur yang sangat dalam tersebut. Begitu mereka sudah berada di dalam sumur, lalu Dewi Kilisuci memerintahkan prajurit Jenggala untuk menimbun keduanya dengan batu. Maka matilah Mahesa Suro dan Lembu Suro. Tetapi sebelum mati Lembu Suro sempat bersumpah dengan mengatakan. Yoh, wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping yoiku, Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung.

Akhirnya dengan kesaktian Mahesa Suro dan Lembu Suro, sayembara tersebut disanggupi. Setelah berkerja semalaman, kedua-duanya menang dalam sayembara. Tetapi Dewi Kilisuci masih belum mau diperistri. Kemudian Dewi Kilisuci mengajukan satu permintaan lagi. Yakni kedua raja tersebut harus membuktikan dahulu bahwa kedua sumur tersebut benar benar berbau wangi dan amis dengan cara mereka berdua harus masuk ke dalam sumur. 



Ada keanehan juga di jalanan Gunung Kelud. Disitu ada medan magnet yang sangat kuat. Banyak orang yang membuktikan keanehan tersebut. Di jalan yang menanjak, mobil yang diparkir akan berjalan sendiri menuju tanjakan tersebut.
Nah, setelah hujan abu dan pasir hari ini, orang sekitar rumahku banyak yang mencari pasir. Katanya sih "buat plesteran". Hahaha... nih fotonya.






Kecepatan Akses Internet di Warnet, Berbanding lurus dengan kecepatan buka Facebook

Beberapa waktu yang lalu dan juga hari ini, ada sesuatu cerita yang mungkin jadi patokan sebuah warnet.
Masalah kecepatan akses internet.
Ada sebuah cerita singkat yang mungkin sudah sering dialami oleh seorang penjaga warnet. Begini ceritanya.

PW  = Penjaga Warnet
C = Client


C : Mas, ada KBU kosong?
PW : Ada, nomor 2,3 sama 6

Setelah 10 menit

C : Mas, udah mas. Berapa bayarnya?
PW : 1000 mbak. Btw, Kok cepet banget mbak?
C : Anu mas, dari tadi saya buka Facebook lama banget. Sini warnet nya lemot ya mas.
PW : Mungkin server Facebook agak lagi down., mbak. Ini saya buka selain FB nggak lemot soalnya.
C : tau ah,

Dan saat itulah saya baru menyadari kalau kecepatan akses internet di warnet, tergantung kecepatan akses Facebook.
"Kalau Facebook Lemot, Berarti Warnet ini juga Lemot (Internetnya)"

Design kaos Naiffunclub Soerabaia

Setelah kemarin posting tentang Logo Naiffunclub Soerabaia , sekarang saya akan bahas tentang kaos Naiffunclub Soerabaia. Ini sudah lama sih, cuman baru ane posting.
Nggak lama setelah selesai nge-design logo baru NFC Soerabaia, ternyata dikabari lagi oleh Humasnya NFC Soerabaia, kalau mau bikin kaos dengan logo yang baru.
So, saya mencoba nge-design kaos tersebut. dan ini hasilnya.





ok, udah malem...juragan mau bobok.... :P

Tentang Maleman Sekaten (Karaton Surakarta)

Perayaan Sekaten telah diselenggarakan sejak Sultan Syah Alam Jumbun Sirullah Brawijaya (Raden Patah) di Demak. Pada masa itu Raden Patah mendirikan Masjid Demak dan Pembangunan masjid di pimpin langsung para Walisongo yang selesai pada tahun 1403 Saka. Masjid tersebut oleh Raden Patah digunakan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kini lazim disebut perayaan Maulud Nabi dengan dakwah pengajian. Dari sana pula dimulai dibunyikan gamelan untuk berdakwah, sebab disadari oleh Raden Patah bahwa gamelan masih digemari segenap lapisan masyarakat. Supaya masyarakat tertarik dengan syiar tersebut oleh Karaton Surakarta, perayaan Sekaten hingga kini masih dilestarikan setiap tanggal 5-12 bulan rabinguawal (hari kelahiran Nabi Muhammad SAW).


Berikut arti dari Sekaten :
1. Dua kata persaksian untuk menyakini dua kebenaran, yaitu : 
  • Syahadat Tauhid = Keyakinan Ke Esaan Tuhan "LA ILAHA ILLALLAH" artinya tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah.
  • Syahadat Rosul = Keyakinan kepada utusan Allah yaitu "Muhammadar Rasulullah" bahwa Muhammad itu Utusan Allah.
2. "Sakhotaini" berbudi baik kepada manusia dan beribadah kepada Allah. Yang juga berarti 
      menghilangkan dua perkara, yaitu watak hewan dan watak setan yang akan menyelewengkan kita.

Gamelan Kyai Guntur Sari diletakkan di bangsal selatan yang ditabuh pertama kali dengan gending "Rambu" yang artinya "Rabbuna" artinya Allah yang aku sembah. Gamelan Kyai Guntur Madu diletakkan dibangsal utara dengan gending "Rangkung" berasal dari kata arab "Raukhun" artinya Jiwa yang agung. Puncak Perayaan Sekaten / Grebeg Mulud tepat pada 12 Rabbingulawal dikeluarkan sepasang Gunungan 9 lanang dan wadon, sebagai lambang kemakmuran yang merupakan hajad dalem Sinuhun Pakubuwono dan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkah dan rahmat yang dipusatkan di Masjid Agung Karaton Surakarta. Kita memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, semoga daripadanya bisa dipetik intisari pelajaran yang bergema di masjid Agung untuk "RAHMATAN LIL'ALAMIN" kesejahteraan untuk semesta alam. Meluruskan yang bengkok, membenarkan yang keliru dan memberi cahaya penerangan bagi kegelapan.
Selain Sekaten, Walisongo juga menggunakan cara pendekatan lain yang digunakan untuk berdakwah dan menyebarkan Agama Islam di pesisir Jawa Tengah, diantaranya :
  • Sunan Muria berdakwah dengan menggunakan Gamelan sebagai sarana Dakwah kepada masyarakat
  • Sunan Kudus menggunakan Adat Istiadat yang masih kental dengan Agama Hindu sebagai sarana Dakwah supaya masyarakat dapat menerima, semisal : Larangan menyembelih Sapi untuk menghormati Agama Hindu, sebelum Tradisi Mitoni dibacakan Sejarah Nabi.
Penyebaran Agama Islam di Jawa juga sangat terpengaruh dengan surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu maupun Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda.

Sistem Informasi Geografis - Lapangan Futsal Surabaya

Pernah denger tentang GIS atau SIG...???
Sistem Informasi Geografis adalah suatu sistem atau alat untuk membuat peta secara digital diikuti dengan data-data atribut/keterangan dari peta tersebut. Sehingga pada setiap peta terdapat sebuah link yang menuju data atributnya.
Ini contoh program yang dulu pernah saya buat di kampus. Aplikasinya simple, jadi kalau mau dikembangin lagi ya silahkan. :D



bikin dulu index.hml nya

<html>
    <head>
        <meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no" />
        <title>Proyek GIS</title>
        <link rel="stylesheet" href="css/style.css" type="text/css" media="all" />
        <script type="text/javascript" src="http://maps.googleapis.com/maps/api/js?key=AIzaSyBmqACGqWw6DNnly06NbSM-uoeWkyzJja4&sensor=true"></script>
        <script type="text/javascript" src="js/map2.js"></script>
    </head>
   
    <body>
        <h2 align="center">Lapangan Futsal Surabaya</h2>
        <h5 align="center">ZADYTHA</h5>
        <div id="map_canvas"></div>
    </body>
</html>



lalu bikin 3 folder, yaitu folder css, img, dan js. seperti ini,


lalu kita buat css dulu, beri nama style.css. File css dimasukkan ke dalam folder css yang sudah kita buat tadi, begitu juga dengan file img dan js. 


Script : style.css

/* CSS Document */
html, body {
    hight: 100%;
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:medium;
    }
#map_canvas {
         width: 100%;
         height: 84%;
         border: 1px solid black;
    }
p {
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:12px;
    text-align:center;
    }
h4 {
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:16;
    text-decoration:underline;
    text-align:center;
    color: #1155CC;
}






  
Script : map2.js


(function () {
           window.onload = function()
           {
               var map_canvas = document.getElementById('map_canvas');
               var futsal_map = new google.maps.LatLng(-7.28197, 112.71873);
              
               var option = {
                   zoom: 12,
                   center: futsal_map,
                   mapTypeId: google.maps.MapTypeId.HYBRID
               };
               var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map_canvas'), option);
              
               var futsal = [
                       ['<p>Jl. Kebraon II Surabaya</p><p>Tlp: 031 7337374</p>',-7.33662,112.70002,'Kebraon Sports Center'],
                       ['<p>Jl. Raya Ngagel No. 109 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5051491</p>',-7.28466,112.74759,'Ole Ole I Futsal'],
                       ['<p>Jl. Bung Tomo Surabaya</p><p>Tlp: 031 505149048</p>',-7.29027,112.74563,'Ole Ole II Futsal'],
                       ['<p>Jl. Raya Menganti Kedurus No. 88 Surabaya</p><p>Tlp: 031 72548173</p>',-7.31388,112.70594,'Primavera'],
                       ['<p>Jl. Jambangan Kebon Agung No. 53 Surabaya</p><p>Tlp: 031 71630930</p>',-7.3221146,112.7150818,'Fabel Futsal'],
                       ['<p>Jl. Raya Lontar No. 81 Surabaya</p><p>Tlp: 031 7408084</p>',-7.2827259,112.662571,'Fantasy Futsal I'],
                       ['<p>Jl. Manyar Jaya III Surabaya</p><p>Tlp: 031 5912226</p>',-7.2969085,112.7696243,'Fantasy Futsal II'],
                       ['<p>Jl. Tambaksari No. 10 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5010111</p>',-7.2519432,112.7561642,'Gelora 10 Nopember'],
                       ['<p>Jl. Kutisari No. 54-56 Surabaya</p><p>Tlp: 031 8417881</p>',-7.331654,112.748426,'GOR Kutisari'],
                       ['<p>Jl. Kenjeran No. 621 Surabaya</p><p>Tlp: 031 3897619</p>',-7.2505779,112.7890111,'Graha Futsal'],
                       ['<p>Jl. Jagir Wonokromo 100 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5460900</p>',-7.302766,112.7448976,'Goal Futsal Mangga Dua'],
                       ['<p>Jl. Nginden II No. 109 Surabaya</p><p>Tlp: 031 77111119</p>',-7.301291,112.767253,'Hokky Futsal'],
                       ['<p>Plaza Graha Famili Surabaya</p><p>Tlp: 031 5544848</p>',-7.3217562, 112.7094107,'Futsal 134'],
                       ['<p>Jl. Jojoran I No. 50 Surabaya</p><p>Tlp: 031 60768820</p>',-7.2745778,112.7710748,'Arena Futsal'],
                       ['<p>Graha Famili Surbaya</p><p>Tlp: 031 72433389</p>',-7.2921888, 112.6767556,'Planet Futsal'],
                ];
              
               var infowindow = new google.maps.InfoWindow();
               var marker, i;
               for (i = 0; i < futsal.length; i++)
               {
                    marker = new google.maps.Marker({
                        position: new google.maps.LatLng(futsal[i][1], futsal[i][2]),
                        map: map,
                        title: futsal[i][3],
                        icon: 'img/ball.png'
                    });
                   
                    google.maps.event.addListener(marker, 'click', (function(marker, i) {
                    return function() {
                        infowindow.setContent('<h4>'+futsal[i][3]+'</h4>'+futsal[i][0]);
                        infowindow.open(map, marker);
                    }
                    })(marker, i));
                }
          
        };
}) ();




dan yang terakhir download file gambar untuk di masukkan ke dalam folder img.






setelah semua selesai dibuat. cobalah untuk membuka file index.html di browser kalian.

Selamat mencoba. Semoga sukses. :)

Anggaran TI (Information Technology Budgeting) 2

Biaya Langsung VS Biaya Tak Langsung (Direct Costs VS Indirect Costs)
Jika dalam sistem penganggaran biaya proyek dikenal tiga kategori komponen biaya maka dikenal pula dua jenis biaya, yaitu biaya langsung (direct costs) dan biaya tidak langsung (indirect costs).
Biaya Langsung (direct costs) antara lain adalah gaji/honor tenaga kerja, penyewaan peralatan, software dan pelatihan untuk anggota tim proyek. Dapat dikatakan bahwa setiap biaya yang dikeluarkan secara langsung untuk mengerjakan proyek dapat dikelompokkan sebagai jenis biaya langsung.
Biaya Tak Langsung (indirect costs) adalah pengeluaran dana yang tidak secara spesifik ditujukan untuk proyek seperti misalkan tim proyek Anda kemungkinan harus bekerja sama dengan karyawan lain di perusahaan yang bukan merupakan anggota tim proyek tersebut.
Maka biaya sewa gedung kantor perusahaan tersebut dapat dikategorikan sebagai biaya tak langsung (indirect costs) karena tidak secara khusus dihubungkan dengan proyek tersebut sejak seluruh karyawan perusahaan bekerja dalam gedung yang disewa tersebut.
Contoh lain dari biaya tak langsung adalah:
  • Honor staf administrasi
  • Manajer
  • Anggota fungsional proyek yang mungkin diperbantukan dalam mendukung tim pelaksana proyek menjalankan kegiatannya namun tidak memiliki penugasan khusus dalam proyek tersebut.
Untuk memastikan biaya tak langsung yang mungkin harus dikalkulasikan dalam penyusunan anggaran maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan bagian akunting atau keuangan.
Hal ini disebabkan masing-masing lembaga memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai prosedural penetapan biaya tidak langsung dalam sistem akuntansinya.
Maka sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu mengenai hal tersebut sebelum melakukan finalisasi atas anggaran yang disusun.
Kumpulkan Seluruh Dokumen (Gather the Docs)
Langkah pertama yang harus dilaksanakan dalam menyusun anggaran proyek adalah kumpulkan seluruh dokumen perencanaan dalam lembaga Anda sebagai referensi.
Dari dokumen yang dikumpulkan tersebut maka Anda akan mulai dengan melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap sasaran yang ingin dicapai oleh proyek dan didukung oleh sistem pembiayaan yang layak.
Kemudian pelajari daftar tugas/kerja, struktur penurunan dan pembagian kerja (work breakdown structure/WBS) serta diagram jaringan sistem kerja yang ada di lembaga Anda.
Catatlah setiap tugas atau komponen yang kemungkinan akan terkait dengan hal-hal tersebut dalam daftar Anda.
Selain itu masukkan jadual pelaksanaan kegiatan, daftar kebutuhan sumber daya serta grafik mengenai aturan-aturan maupun alur pertanggungjawaban tugas yang mungkin harus dimasukkan dalam komponen pembelanjaan dalam anggaran yang sedang disusun.
Jangan lupakan untuk memasukkan biaya sewa peralatan, fasilitas pendukung serta pembelanjaan material yang diperlukan dalam daftar tugas maupun elemen struktur penurunan dan pembagian kerja (WBS).
Setelah itu catatlah daftar rencana anggaran biaya Anda seperti misalkan dalam sebuah electronic spreadsheet file.
Sebaiknya demi mewujudkan pengelolaan yang benar, Anda harus menggunakan jadual pelaksanaan proyek dan mulai membuat prakiraan awal anggaran biaya atas masing-masing tugas yang ada dalam daftar jadual kerja.
Proses Penyusunan Anggaran (Budgeting Process)
Proses penyusunan anggaran adalah melakukan identifikasi atas kebutuhan sumber daya dan jadual pelaksanaan kegiatan proyek.
Proses tersebut antara lain meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. Tinjau ulang setiap dokumen perencanaan untuk mendapatkan seluruh informasi atas material maupun sumber daya yang diperlukan
2. Menyusun prakiraan atas biaya-biaya yang timbul
3. Buatlah harga prakiraan sendiri (owner estimates) atas kebutuhan-kebutuhan tersebut
4. Catatlah hal-hal tersebut dalam anggaran
5. Dan terakhir adalah mendapatkan persetujuan atas anggaran yang telah Anda susun dan ajukan kepada para pemegang kebijakan di organisasi tempat Anda bekerja.
Sedangkan langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk memproses anggaran adalah sebagai berikut:
1. Lakukan peninjauan ulang atas setiap dokumen perencanaan
2. Buatlah prakiraan biaya dan padukan dengan jadual pelaksanaan kegiatan
3. Masukkan dokumen rencana anggaran biaya tersebut kepada pihak berwenang dalam organisasi Anda untuk disetujui.
4. Beritahukan kepada setiap anggota tim kerja terkait serta para pemegang kebijakan saat dokumen rencana anggaran biaya tersebut disetujui.
5. Pastikan kode rekening akuntansi dari rencana anggaran tersebut ke dalam elemen-elemen struktur penurunan dan pembagian kerja (work breakdown structure/WBS).
6. Simpan data rencana anggaran tersebut dalam catatan proyek/kegiatan.
7. Sebagai seorang Manajer Proyek, Anda memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan perangkat yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dengan baik dan benar dengan dukungan sumber daya yang tersedia.
8. Pada saat harus menyelesaikan kegiatan tersebut maka Anda memerlukan anggaran yang akurat yang akan digunakan sebagai pedoman dalam bekerja.
Komponen-Komponen Anggaran (Budget Items)
Berdasarkan pada jenis pembelanjaan, Anda perlu untuk mengidentifikasi setiap kebutuhan proyek dan mendokumentasikannya dalam prakiraan biaya.
Anda dapat menggunakan teknik yang sama untuk mengidentifikasi komponen anggaran sama seperti halnya mengidentifikasi pendistribusian dan pelaksanaan tugas.
Lakukan wawancara dengan setiap anggota tim proyek yang kemungkinan memiliki pengalaman tugas yang mirip sebelumnya, lakukan pembicaraan dengan para vendor atau buatlah rapat bersama anggota tim kunci maupun para pemegang kebijakan untuk memberikan masukan-masukan atas komponen biaya tersebut.
Untuk menghemat waktu, sebaiknya buatlah daftar komponen rencana anggaran biaya menurut bayangan Anda sendiri sebelum melakukan pertemuan dengan pihak-pihak tersebut di atas.
Strategi ini sangat baik untuk digunakan pada kegiatan-kegiatan proyek dengan skala kecil.
Anda dapat memperoleh gambaran untuk mengidentifikasi komponen-komponen biaya apa saja yang harus dimasukkan di dalam rencana anggaran biaya yang sedang disusun dengan mempelajari seluruh dokumen perencanaan.
Kemudian biarkan pihak lainnya yang terkait untuk menelaah apa yang telah Anda selesaikan dan berikan prakiraan Anda untuk hal-hal telah identifikasi atau memasukkan komponen anggaran biaya berdasarkan keinginan mereka.
Tips:
Tanyakan kepada seluruh pemegang kebijakan atau anggota tim yang memiliki pengalaman kerja pada proyek-proyek yang sesuai sehingga saat membantu dalam memastikan bahwa Anda tidak melewatkan hal penting apapun sehingga membuat proses tersebut berjalan lebih cepat.
Berikut ini adalah daftar beberapa komponen anggaran biaya yang dapat membantu Anda mengindentifikasi keberadaannya dalam dokumen rencana anggaran biaya yang Anda susun.
Anda dapat menggunakan daftar berikut sebagai daftar periksa (check list) untuk mengelola kegiatan-kegiatan di masa depan, memasukkan komponen yang biasa digunakan dalam alokasi anggaran yang dibutuhkan.
Daftar tersebut berisikan informasi-informasi sebagai berikut:
1. Honor tim kerja kegiatan
2. Pembelanjaan material dan peralatan
3. Biaya sewa atau kredit untuk fasilitas yang diperlukan
4. Biaya pemasaran, dimana dalam hal ini termasuk juga focus group dan riset pasar.
5. Biaya legalitas
6. Biaya perjalanan dinas
7. Biaya iklan/promosi
8. Biaya riset dan pengembangan
9. Biaya studi kelayakan
10. Layanan konsultansi dari para partisipan proyek atau subject matter expertise (SME)
11. Biaya sewa bulanan telekomunikasi (fax, telepon, internet)
12. Alat tulis kantor dan bahan habis pakai
13. Biaya website hosting
14. Software
15. Hardware
16. Training
1. Teknik Menyusun Prakiraan (Estimating Techniques)
Berikut ini adalah beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyusun prakiraan anggaran biaya yang terdiri atas:
1. Teknik Prakiraan Atas ke Bawah (Top-Down Estimating)
Teknik Top-Down Estimating ini sebelumnya dikenal sebagai prakiraan menggunakan analogi (analogous estimating).
Sebenarnya teknik Top-Down Estimating ini berangkat dari kondisi bagaimana menggunakan biaya yang sudah dipatok untuk mengerjakan seluruh aktivitas/proyek yang sudah ditentukan.
Dalam menggunakan teknik ini diperlukan seorang penaksir (estimator) yang memiliki banyak pengalaman dengan proyek yang setidaknya minimal memiliki ruang lingkup dan ukuran yang sama sebelumnya.
Secara prinsip, teknik ini dapat berhasil untuk proyek-proyek kecil atau individual. Untuk mencapai hasil terbaik, sebaiknya teknik ini dikombinasikan dengan teknik yang akan dibahas selanjutnya yaitu Bottom-Up Estimating.
2. Teknik Prakiraan Dari Bawah ke Atas (Bottom-Up Estimating)
Secara prinsip teknik Bottom-Up Estimating merupakan kebalikan dari teknik Top-Down Estimating.
Teknik Bottom-Up Estimating memerlukan prakiraan anggaran untuk setiap pekerjaan atau penugasan secara individual yang kemudian dilakukan kalkulasi total yang menghasilkan nilai prakiraan rencana anggaran biaya keseluruhan.
Untuk memahami hal tersebut dapat diberikan contoh gambaran sebagai berikut:
Setiap tugas yang telah disusun dalam rincian paket pekerjaan telah diperkirakan beban dan ruang lingkupnya.
Kemudian prakiraan ini dimasukkan ke dalam prakiraan di tingkat yang lebih tinggi hingga dapat diketahui beban seluruh prakiraan proyek.
Kombinasi antara Bottom-Up Estimates dan Top-Down Estimates secara khusus sangat berguna digunakan dalam proyek-proyek besar.
Kombinasi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan teknik Top-Down Estimates untuk mengukur keseluruhan beban pekerjaan yang kemudian dipecah-pecah menjadi paket-paket aktivitas tugas/pekerjaan dengan menggunakan teknik Bottom-Up Estimates.
3. Menggunakan Software Bantu Komputer (Computerized Tools)
Anda dapat menggunakan beberapa aplikasi perangkat lunak komputer khusus yang digunakan untuk membantu dalam manajemen proyek.
Aplikasi perangkat lunak komputer khusus manajamen proyek tersebut dapat membantu Anda dalam memperkirakan besaran biaya pada daftar tugas yang terdapat dalam jadual proyek.
Aplikasi perangkat lunak komputer khusus manajemen proyek tersebut dapat secara otomatis melakukan perhitungan total biaya proyek untuk Anda.
Namun sebaiknya Anda tetap menggunakan aplikasi program spreadsheet seperti MS-Excel untuk menyempurnakan hasil perhitungan menggunakan software manajemen proyek tersebut.
Hal ini dilakukan dengan menyusun daftar seluruh komponen anggaran biaya dalam satu kolom dengan biaya-biaya yang terkait di bagian yang lain.
4. Tanya Ahlinya (Ask the Experts)
Hal penting yang sering dilupakan oleh banyak manager IT dalam menyusun anggaran biaya divisinya adalah tidak berdiskusi dengan pihak-pihak yang berkompeten dengan kebutuhan penyusunan anggarannya.
Melakukan wawancara bekerja sangat baik dalam menyusun prakiraan pekerjaan-pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Lakukan wawancara dengan para stakeholder, subject matter experts (SME), vendor dan anggota tim proyek yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya dalam pekerjaan yang sedang Anda taksir.
Seringkali para manajer fungsional yang kebetulan pernah menggunakan layanan pihak ketiga yang terkait dengan pekerjaan yang sejenis, memiliki prakiraan yang tepat, proporsional dan siap untuk digunakan.
Teknik lainnya yang sangat bermanfaat adalah melakukan pemanfaatan ulang atas dokumen-dokumen yang secara historis terkait dengan proyek yang ingin Anda laksanakan.
Dokumentasi-dokumentasi dari kegiatan-kegiatan sebelumnya dapat memberikan referensi mengenai besaran biaya dan kompleksitas pekerjaan untuk komponen-komponen kegiatan sejenis dalam proyek yang sedang Anda rencanakan.
Teknik ini sangat hebat dalam memberikan perbandingan yang cukup obyektif sebagai acuan dalam melakukan perkiraan kegiatan dan biaya.
5. Tanyalah Para Vendor (Ask the Vendors)
Bagaimanapun juga, informasi biaya yang terkait dengan harga suatu produk barang dan jasa selalu dihubungkan secara obyektif dengan daftar harga yang dikeluarkan oleh para produsen/vendor.
Langkah awal yang dapat dilakukan adalah menghubungi bagian pengadaan di lembaga Anda. Mereka kemungkinan besar memiliki daftar para produsen/vendor yang menerbitkan panduan harga mengenai suatu produk.
Panduan harga tersebut dapat dijadikan referensi dan dapat digunakan sebagai dasar prakiraan awal untuk aktivitas proyek Anda.
Pada saat Anda memerlukan masukan mengenai informasi biaya yang terdapat dalam proyek yang sedang direncanakan dari para vendor, pastikan untuk selalu mencari informasi tidak hanya dari satu vendor.
Carilah informasi ke beberapa vendor dengan latar belakang sama sehingga Anda dapat melakukan verifikasi silang atas informasi yang diberikan oleh mereka.
Berhati-hatilah karena beberapa vendor kemungkinan besar memberikan prakiraan biaya yang lebih rendah dari biasanya karena berharap akan menjalin hubungan kerjasama dengan Anda di kemudian hari.
Selain itu mereka mungkin akan menggunakan proyek yang sedang Anda susun sebagai pilot-project untuk dipergunakan di entitas bisnis yang sejenis dengan lembaga Anda.
Sebaiknya hal-hal tersebut selalu Anda ingat saat sedang membandingkan beberapa prakiraan biaya yang disampaikan oleh beberapa vendor.
Selain itu pastikan bahwa setiap vendor yang Anda hubungi memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan (requirements), kesimpulan (assumptions) serta waktu pengiriman produk.
Jika prakiraan yang Anda terima lebih tinggi dari batas anggaran biaya yang telah ditetapkan oleh lembaga, mintalah diskon kepada para vendor tersebut.
Langkah terakhir yang dapat Anda lakukan adalah selalu meminta para vendor menyampaikan informasi prakiraan biayanya secara resmi dan tertulis.
Hal tersebut sangat membantu Anda dalam melakukan penyusunan prakiraan saat menyusun rencana proyek maupun saat dilakukannya evaluasi.
2. Memperkirakan Biaya dan Penyempurnakan Anggaran (Estimating Costs and Finalizing the Budget)
Pertanyaan yang hampir seringkali disampaikan oleh jajaran manager eksekutif adalah, “Seberapa besar kegiatan ini menelan biaya?”
Nah, sekaranglah kita akan berdiskusi mengenai apa yang dapat memoles anggaran dan strategi untuk menyusun anggaran yang sesuai serta efektif.
Hal-Hal yang Harus Ditanyakan (Questions to Ask)
Saat Anda telah melengkapi seluruh komponen biaya dari Draft Awal Rencana Anggaran berikut angka-angkanya maka Anda pasti menginginkan dokumen tersebut lebih dimatangkan dengan menanyakan beberapa pertanyaan.
Anda tentunya ingin memastikan bahwa seluruh item anggaran telah diidentifikasikan dan seluruh prakiraan telah direkam secara akurat dalam dokumen tersebut.
Terkait dengan hal tersebut maka berikut ini adalah daftar pertanyaan yang dapat membantu Anda menyelesaikan tugas tersebut:
1. Apakah prakiraan anggaran biaya untuk gaji dan biaya jasa pihak ketiga (kontraktor) realistis?
2. Bagaimana Anda akan membandingkannya dengan proyek-proyek yang memiliki kesamaan ruang lingkup dan ukuran yang telah dilaksanakan sebelumnya?
3. Apakah prakiraan seluruh material dan pasokan telah diperiksa keabsahannya oleh bagian pengadaan atau bagian lain yang terkait? Sebagai tips, sebaiknya libatkan pihak lain untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap prakiraan tersebut. Hal ini sangat menguntungkan karena dapat memberikan pandangan yang lebih obyektif terhadap prakiraan yang telah kita buat, apakah sudah lengkap maupun angkanya terlalu tinggi/rendah.
4. Periksa ulang apakah permintaan atas komponen biaya yang terdapat dalam rencana anggaran memang mutlak diperlukan dalam mensukseskan penyelesaian atas proyek/kegiatan Anda.
Periksalah biaya-biaya yang mungkin terkait dengan pembelian/pengadaan suatu item barang/jasa. Misalkan Anda mengadakan aplikasi software yang mungkin dikenakan biaya tambahan untuk upgrade di kemudian hari. Mungkin saja hal tersebut tidak diperhitungkan sewaktu kegiatan/proyek dilaksanakan namun ternyata dikenakan oleh vendor setelah barang dikirim. Oleh karena itu selalu pastikan hal-hal yang terkait dengan SLA (services level agreement) dengan vendor saat melakukan pemesanan.

Anggaran TI (Information Technology Budgeting) 1


Masalah anggaran biaya penerapan teknologi informasi (information technology implementation budgeting) atau biasa disingkat menjadi Anggaran TI (IT Budgeting) seringkali disusun paling akhir dalam persiapan Manajemen Proyek.
Dimana sering dijumpai bahwa hampir di kebanyakan milestone dalam proses perencanaan proyek, anggaran (budget) adalah dokumen perencanaan yang terakhir dibuat.
Sekalipun Anda bekerja dalam proyek dimana biaya dapat dikatakan tidak terbatas, penyusunan anggaran adalah hal penting yang harus dipelajari dan diterapkan.
Dalam bagian selanjutnya dari topik ini akan dibahas mengenai komponen-komponen biaya yang ada dalam anggaran, menelusuri anggaran dan menetapkan garis dasar biaya yang dikeluarkan.
Para pemegang kebijakan dalam organisasi Anda tentunya ingin mengetahui tentang biaya proyek sekalipun Anda selalu berada dalam jalur yang terkendali berdasarkan prakiraan-prakiraan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Informasi dan pengetahuan ini menjadi sangat penting bagi para pemegang kebijakan sebagai acuan terhadap seluruh anggaran proyek di masa depan sehingga Anda memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan memperkirakan, menelusuri dan melaporkan anggaran proyek implementasi teknologi informasi yang Anda kelola.
Maka dalam topik ini kita bersama-sama akan mendiskusikan apa yang telah dilakukan sejauh ini dan mendokumentasikan hal tersebut sebagai rencana proyek resmi.
Dalam topik ini kita akan membahas mengenai hal-hal berikut:
1. Komponen Penganggaran
2. Teknik Menyusun Prakiraan (Estimating Techniques)
3. Menyusun Prakiraan Biaya (Estimating Costs)
4. Beberapa Tips Ringkas Penyusunan Anggaran
1. Komponen Penganggaran
Anggaran Proyek akan digunakan sebagai pengingat/kontrol proyek dalam menelusuri pembelanjaan dan pengukuran atas biaya yang nyata dikeluarkan dalam aktivitas proyek yang akan disilangkan dengan prakiraan biaya yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Anggaran Final akan memberikan gambaran yang didasarkan pada prakiraan yang diajukan oleh tim proyek, pemegang kebijakan, vendor perangkat dan pihak lainnya yang terkait yang dapat ditinjau ulang dengan hati-hati dalam dokumen-dokumen perencanaan proyek.
Sebelum kita membahas mengenai penyusunan anggaran teknologi informasi, sebaiknya pemahaman mengenai anggaran itu sendiri dapat kita satukan dalam satu definisi.
Dalam posting ini, anggaran didefinisikan sebagai berikut:
Daftar seluruh komponen alokasi pembiayaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dari sebuah proyek
Secara umum, berdasarkan struktur organisasi dan tata kerja yang lazim terdapat di banyak lembaga, Manajer Proyek dan/atau Manajer Keuangan adalah pihak yang bertanggung jawab dalam penyusunan anggaran.
Komponen-Komponen Pembiayaan Proyek (Project Costs)
Beberapa komponen yang dibahas dalam materi ini diterapkan di banyak proyek dengan berbagai jenis kegiatan.
Sebagai contoh adalah gaji/honor, suplai kantor dan pemakaian telepon adalah komponen-komponen biaya yang hampir selalu terdapat dalam pembiayaan proyek.
Secara garis besar, komponen-komponen pembiayaan proyek diklasifikasikan dalam tiga kelompok utama yaitu:
1. Biaya Sumber Daya Manusia (Human Resources Costs)
Biaya Sumber Daya Manusia (Human Resources Costs) biasanya dikaitkan dengan pengeluaran yang harus dibelanjakan untuk seluruh anggota tim proyek.
Pembelanjaan tersebut meliputi honor/gaji dan tunjangan tambahan seperti lembur, asuransi tenaga kerja, asuransi kesehatan, dsb.
Honor atau contracting fees untuk setiap sumber daya manusia yang terlibat dapat menjadi pengeluaran terbesar jika Anda merekrut mereka sebagai pegawai yang bekerja secara intensif dalam proyek.
Sebagai contoh dalam proyek implementasi teknologi informasi secara umum memerlukan dukungan sumber daya manusia dengan keterampilan/keahlian yang spesifik.
Keterampilan/keahlian yang spesifik ini tentunya memiliki harga yang seringkali bernilai tinggi yang menyebabkan anggaran teknologi informasi yang Anda kelola mayoritas dialokasikan dalam pos tersebut.
Sekalipun proyek tersebut dimiliki oleh suatu lembaga nirlaba yang menggunakan personil-personil yang secara sukarela bergabung untuk mengerjakannya sehingga dapat menekan anggaran secara signifikan, Anda tetap berpeluang untuk mengeluarkan biaya cukup besar untuk tenaga ahli pendukung, kontraktor, manajer proyek, dsb.
Peringatan:
Pengeluaran untuk kontraktor atau pegawai adalah komponen biaya yang paling besar menghabiskan dana.
2. Biaya Administratif (Administrative Costs)
Biaya Administratif (administrative costs) adalah komponen biaya yang dikelompokkan sebagai biaya rutin harian yang dikeluarkan untuk mendukung pelaksanaan proyek.
Namun komponen biaya administratif tidak secara khusus ditujukan pada pekerjaan-pekerjaan tertentu saja yang ada dalam kegiatan proyek.
Komponen biaya administratif ini antara lain adalah:
1. Biaya telekomunikasi
2. Penggandaan dokumen
3. Penyediaan alat tulis kantor
4. Penyusunan dokumentasi proyek
5. Dsb.
Gambaran lainnya yang dapat menjelaskan mengenai biaya administratif ini adalah kebutuhan ruangan kerja maupun rapat yang diperlukan oleh anggota tim kerja proyek.
Tentu saja hal tersebut berdampak pada kebutuhan ruangan kerja maupun rapat yang harus disediakan melalui sistem sewa, sewa-pakai, cicilan, dsb.
Sekalipun ruangan gedung yang digunakan untuk pelaksanaan proyek dibeli atau disewa-pakai khusus dalam mendukung kegiatan tersebut, komponen pembelanjaan tersebut sebaiknya dikelompokkan sebagai biaya administratif proyek.
3. Biaya Proyek atau Sumber Daya (Resources or Project Costs)
Biaya Proyek atau Sumber Daya (Resources or Project Costs) dikelompokkan sebagai material yang diperlukan untuk tugas-tugas spesifik dalam kegiatan proyek, penyewaan-pakai peralatan, sewa jalur telekomunikasi jarak jauh, biaya perjalanan, dsb.
Biaya-biaya tersebut secara spesifik ditujukan untuk proyek yang sudah ditentukan. Hal tersebut dapat dicontohkan seperti pada saat akan membangun jalur sistem jaringan komunikasi data elektronik.
Pada saat membangun infrastruktur perangkat keras sistem jaringan komunikasi data elektronik tersebut, misalkan diperlukan menyewa alat-alat berat yang digunakan dalam proses konstruksi perangkat.
Maka dari gambaran tersebut terlihat bahwa biaya sumber daya biasanya muncul saat proyek fisik yang terkait dengan pembangunan infrastruktur tertentu.
Oleh sebab itu maka dalam menentukan prakiraan besaran biaya yang harus dikeluarkan pada saat eksekusi proyek memerlukan riset yang menyeluruh dan berdasarkan data termutakhir.
Melakukan pengujian terhadap seluruh kategori dari biaya proyek/sumber daya akan membantu Anda mengidentifikasi komponen anggaran proyek tersebut.

ERP - Aplikasi Enterprise

Enterprise Aplikasi “Integrasi Sistem-Sistem Informasi”


Definisi
Sering direpresentasikan dengan Sistem Informasi Enterprise (SIE)
  • Kumpulan sistem-sistem informasi yang terintegrasi dan bertujuan mendukung kegiatan-kegiatan institusi sebagai sebuah enterprise
  • Contoh: Enterprise Resource Planning (ERP), sistem-sistem legacy, sistem-sistem transaksional
Ciri : tingkat keterpaduan (integrasi) yang tinggi untuk mengakomodasi kebutuhan data/informasi yang terpadu pula

Motivasi untuk Integrasi

  • Disebuah Toko : Seorang pelanggan memesan barang secara manual. Pesanan ini dicatat, kemudian diproses secara manual pula dari satu bagian ke bagian yang lain. Data pesanan dientry setiap kali berpindah ke bagian lain, menimbulkan problem antara lain adalah kesalahan entry data, atau bahkan hilang di tengah perjalanan. Sering kali pesanan ini tertunda pemenuhannya.
  • Dis sebuah kantor pemerintah : Seorang warga memerlukan layanan yang harus ditempuh dalam beberapa tahap, melalui beberapa bagian. Idealnya, warga dapat melacak sejauh mana proses layanannya sudah berjalan, tetapi pada umumnya jawaban yang didapat bersifat negatif (mis: tidak tahu sekarang prosesnya sedang berada di mana).
 
Contoh: pemenuhan order dari pembeli

Pelanggan dan pemakai melihat layanan sebagai satu entitas yang utuh (tidak dapat dipisahkan/dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil)
  • Pemakai tidak akan melihat prosedur, langkah, komponen, dan detil implementasi di balik sebuah layanan
  • Pemakai tidak bisa menoleransi “keberhasilan parsial” (diimplementasikan secara parsial, atau dilaksanakan dengan hasil yang tidak memuaskan) dari sebuah layanan
  • Pemakai mengasosiasikan sebuah layanan terhadap keseluruhan organisasi (kantor, perusahaan, dsb) Contoh: seorang petugas layanan pelanggan benar-benar merepresentasikan organisasi tempat dia bekerja 
  • Contoh-contoh sebelumnya menunjukkan bahwa tidak cukup hanya memiliki sistem-sistem informasi di bagian-bagian dari kantor atau perusahaan
  • Muncul jenis kebutuhan baru terhadap ketersediaan data/informasi yang Terpadu dan Berlaku di seluruh organisasi (kantor, perusahaan, dsb)
 
Mengapa Integrasi Penting ?
 

Jika A, B, C, dan D terpisah, maka a, b, c, dan d hanya dapat diperoleh satu demi satu, dan penyusunannya untuk membentuk E hanya bisa dilakukan secara manual.
 

 
Biasanya sulit untuk membuat atau mengidentifikasi informasi komposit yang terbentuk dari relasi-relasi antara dua atau lebih sistem informasi.

 
Integrasi dalam Enterprise Computing
 
Tantangan integrasi dalam enterprise computing
  • Lingkup domain permasalahan yang luas (keuangan, personalia, produksi, pemasaran, …)
  • Back-end SIE yang kompleks (variabilitas dalam business logic, model pemrograman, dsb)
  • Penanganan transaksi dan security yang rumit
  • Format komunikasi/pertukaran data yang berbeda
 
Pendekatan “Total & Homogen”

Dianut oleh vendor-vendor besar (SAP, dsb)
  • Integrasi harus dilakukan pada setiap aspek dalam organisasi/bisnis (personalia, keuangan, produksi, pemasaran, inventory, …), dan didorong oleh satu kerangka pandang yang standar (standar bisnis atau penyediaan layanan)
  • Dengan pendekatan total & serentak, diharapkan integrasi dapat dilakukan secara lebih mudah karena homogenitas komponen-komponen sistem dapat terjaga
Pada umumnya tidak cocok untuk organisasi kecil atau yang tingkat kematangan TI-nya belum tinggi, karena:
  • Mahal (US$ 150.000 untuk implementasi SAP bagi UKM)
  • Memerlukan waktu lama, terutama karena belum mantapnya sistem-sistem informasi yang akan diintegrasikan
  • Tetap saja ada detil-detil kecil yang tidak tercakup oleh aplikasi integrator  karena proses-proses bisnis yang “tidak standar”
 
Pendekatan Bertahap
  • Mulai dari bawah (bottom-up), dengan memperhatikan kondisi saat ini (existing condition)
  • Integrasi dimulai dengan “merangkai” sistem-sistem yang ada menuruti pola/arsitektur integrasi yang juga bisa berkembang
Kelebihan: 
  • Murah
  • Benar-benar berangkat dari kondisi yang ada
Kelemahan:
  • Bisa memerlukan waktu yang lama (atau bahkan gagal) jika tidak berdisiplin dalam bergerak ke atas
  • Solusi yang diperoleh cenderung ad-hoc (temporer) dan tidak mengikuti standar
 
Contoh Kasus: Integrasi di Bidang Akademik (di Perguruan Tinggi)
 

 
Strategi Integrasi (1)

Integrasi harus didasarkan pada sasaran yang jelas. Pada akhirnya integrasi harus bermuara pada perbaikan proses/layanan
  • Fokus pada proses-proses bisnis/birokrasi, bukan pada sistem-sistem informasi
  • Secara spesifik perhatikan alur-alur yang terbentuk dari rangkaian aktivitas. Contoh: sistem layanan keluhan masyarakat (UPIK Pemkot Yogyakarta) keluhan masyarakat - UPIK - tanggapan - UPIK -  jawaban kepada masyarakat
Strategi Integrasi (2)
 
Identifikasi pihak-pihak yang terlibat: peran, tugas, kewenangan, dan aktivitas yang dilakukannya - rangkailah semua ini ke dalam alur yang telah ditetapkan

Kesamaan pandangan terhadap integrasi perlu dibangun

Dukungan perlu disiapkan
  • Tatakelola: tupoksi, legalitas, …
  • Sumber daya: SDM, pendanaan, infrastruktur

Strategi Integrasi (3)
Integrasi sistem-sistem informasi
  • Jika belum ada sistem informasi sama sekali, berbagai parameter integrasi (format data, protokol komunikasi data, database, user interface, dsb) bisa ditetapkan secara lebih mudah
  • Jika sudah ada sistem-sistem sebelumnya (dan saling berbeda):
  1. Memilih salah satu sistem dan mempromosikannya sebagai sistem standar; sistem-sistem lain harus mengikuti
  2. Membangun standar baru dan memaksa semua sistem harus mengikuti standar ini
  3. Membangun standar baru dan membiarkan semua sistem lama seperti apa adanya; integrasi dilakukan oleh sebuah sistem pengintegrasi

Pengenalan Phone Gap


Pengenalan Phonegap


PhoneGap adalah solusi untuk membangun aplikasi mobile yang cross-platform dengan menggunakan Web standard seperti HTML, JavaScript dan Css. PhoneGap juga merupakan framework yang digunakan saat mengembangkan aplikasi hybrid di platform mobile. Aplikasi hybrid adalah aplikasi multiplatform yang bisa dikembangkan di berbagai platform mobile terkini, seperti Android, IOS, dan Windows Phone. Implementasi aplikasi hybrid ini menggunakan HTML 5, kombinasi antara teknologi HTML, javascript, dan CSS 3 sehingga menghasilkan aplikasi yang memiliki fitur layaknya native app namun bisa dijalankan di berbagai platform yang berbeda. Dengan phonegap kita dapat menghemat waktu dalam membuat aplikasi untuk beberapa smartphone sekaligus dan hanya dibekali pengetahuan tentang HTML, JavaScript dan CSS semua dapat menggunakan PhoneGap.
Pada dasarnya PhoneGap merupakan library yang digunakan sebagai Javascript Wrapper yang akan menghubungkan event yang di buat di HTML interface ke Mobile OS System. Aplikasi berbasis PhoneGap juga dibuat dan dikemas seperti aplikasi asli(native), yang artinya pembuat aplikasi bisa membagikan aplikasinya melalui Apple App Store atau Android Market. PhoneGap SDK menyediakan sebuah API, yaitu sebuah lapisan abstrak yang menyediakan pengembang dengan akses ke fitur hardware dan platform tertentu.
Keunggulan PhoneGap yaitu Sudah mencakup hampir semua sistem operasi yang banyak digunakan dan mendukung sebagian besar fitur native pada masing-masing sistem operasi.
Fitur hardware yang didukung oleh PhoneGap API :


 Gb.01 Fitur hardware yang didukung oleh PhoneGap API


Lingkungan Pengembangan Fragmentasi

Lingkungan Pengembangan merupakan salah satu yang terpenting dalam fragmentasi. Anda akan membutuhkannya pada saat dua sistem operasi, Windows(Windows 7) dan Mac (Leopard). Jika anda ingin mengembangkan aplikasi mobile, dan menargetkan platform berikut :
1. iOS
2. Android
3. BlackBerry
4. WebOS
5. Symbian

6. Windows 7
maka anda harus menggunakan berbagai IDE seperti Xcode dan Eclipse serta bahasa pemrograman, seperti Java, C++ dan Objective C.

Komponen Browser sebagai Common Platform

Dunia browser sebagian besar terfragmentasi hanya sampai beberapa tahun yang lalu. Saat itu, browser yang berbeda berpegang pada standar W3C (World Wide Web Consortium ) untuk derajat yang berbeda. Firefox dan Safari Browser berada di garis depan dalam hal mengikuti standar yang ada, sementara yang lain tertinggal di belakang.
Sekarang, browser mencari yang lebih baik dalam hal mengikuti standar (terlebih pada platform mobile). Ini benar adanya karena platform mobile sekarang memiliki browser webkit-based yang sama. Juga pada browser baru, baik pada desktop dan smartphone, sudah mulai mematuhi standar baru seperti HTML5/ CSS3. Ini menambahkan lebih banyak fitur untuk dunia browser dan mengurangi fragmentasi di platform mobile.
Semua platform ponsel kecuali ponsel Windows7 menggunakan browser webkit - based, sementara pada ponsel Windows7 menggunakan IE7 - based. PhoneGap menggunakan browser modern ini sebagai platform untuk membangun aplikasi HTML5/CSS3-based. 


Aplikasi Mobile Webviews
Semua platform mobile browser mendukung penyisipan dalam aplikasi. Ini berarti salah satu layar dari aplikasi mobile Anda benar-benar dapat menjadi browser yang menampilkan halaman HTML. Penyisipan browser ini sering disebut sebagai webviews. Ini berarti Anda dapat menentukan salah satu layar dari aplikasi Anda sebagai webview.
 
Pikirkan tentang aplikasi Anda memiliki layar bernama ini "tentang kami" layar menunjukkan informasi perusahaan Anda "tentang kami.". Sekarang, mari kita asumsikan misalnya, "tentang kami" informasi tentang perubahan perusahaan Anda secara sering. Salah satu persyaratan dari aplikasi mobile Anda adalah untuk menunjukkan terbaru "tentang kami" informasi. Oleh karena itu, alih-alih menunjukkan hardcoded "tentang kami" layar, Anda dapat menunjukkan webview menunjuk ke perusahaan Anda halaman "tentang kami" (sebaiknya versi mobile dari halaman web). Ini akan memuat "tentang kami" halaman dari web. Juga, sebuah webview dapat digunakan untuk memuat dan menampilkan halaman HTML yang disimpan secara lokal pada perangkat mobile. Kita dapat mengambil konsep ini selangkah lebih maju: bukan halaman web statis, kita dapat menampilkan halaman web berbasis Ajax yang berinteraksi dengan layanan web.

Native Hooks untuk Paparan Kemampuan Perangkat

Browser dapat tertanam dalam aplikasi web, mari kita mengalihkan fokus kita untuk mengekspos kemampuan perangkat melalui browser tertanam. Katakanlah Anda sedang mengembangkan sebuah aplikasi Flickr, berdasarkan API Flickr. Dengan bantuan API ini, Anda dapat login ke Flickr, galeri daftar, men-download dan menampilkan gambar Anda.
Meskipun ini merupakan ide yang baik untuk aplikasi web, ketika kita menunjukkan aplikasi yang sama pada ponsel, ingatlah bahwa ponsel biasanya memiliki kamera. Ini akan masuk akal untuk memungkinkan aplikasi Flickr untuk mengambil gambar dari kamera dan meng-upload ke Flickr. Untuk melakukan hal ini, kita dapat membuat penyisipan browser (atau webview) expose JavaScript API, yang pada saat dipanggil, membuat kamera mengambil gambar dan memberi kita kembali data biner untuk gambar tersebut (lihat Gambar dibawah)


 Gambar JavaScript untuk Komunikasi native dan sebaliknya Secara teknis


semua platform mendukung mengekspos modul asli JavaScript di webview tersebut. Ini berarti, bahwa semua pemrograman platform ini memungkinkan kode JavaScript untuk memanggil Java asli / C + + / Objective kode C, dan sebaliknya. Mari kita lihat sebuah contoh. Webview kami host halaman HTML, yang menampilkan peta Google. Kami ingin pusat peta sesuai dengan lokasi GPS dari ponsel. Untuk melakukannya, kita perlu menulis komponen asli, yang bertanya tentang perangkat GPS lokasi.
Kemudian, kita menulis kode yang akan mengekspos modul asli dari webview tersebut. Kode JavaScript di webview memanggil kode ini untuk mendapatkan akses ke koordinat GPS. Setelah kode akses, keuntungan ke koordinat GPS, itu berpusat sesuai peta. Ini adalah prinsip utama di balik kerangka PhoneGap.