Sistem Informasi Geografis - Lapangan Futsal Surabaya

Pernah denger tentang GIS atau SIG...???
Sistem Informasi Geografis adalah suatu sistem atau alat untuk membuat peta secara digital diikuti dengan data-data atribut/keterangan dari peta tersebut. Sehingga pada setiap peta terdapat sebuah link yang menuju data atributnya.
Ini contoh program yang dulu pernah saya buat di kampus. Aplikasinya simple, jadi kalau mau dikembangin lagi ya silahkan. :D



bikin dulu index.hml nya

<html>
    <head>
        <meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no" />
        <title>Proyek GIS</title>
        <link rel="stylesheet" href="css/style.css" type="text/css" media="all" />
        <script type="text/javascript" src="http://maps.googleapis.com/maps/api/js?key=AIzaSyBmqACGqWw6DNnly06NbSM-uoeWkyzJja4&sensor=true"></script>
        <script type="text/javascript" src="js/map2.js"></script>
    </head>
   
    <body>
        <h2 align="center">Lapangan Futsal Surabaya</h2>
        <h5 align="center">ZADYTHA</h5>
        <div id="map_canvas"></div>
    </body>
</html>



lalu bikin 3 folder, yaitu folder css, img, dan js. seperti ini,


lalu kita buat css dulu, beri nama style.css. File css dimasukkan ke dalam folder css yang sudah kita buat tadi, begitu juga dengan file img dan js. 


Script : style.css

/* CSS Document */
html, body {
    hight: 100%;
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:medium;
    }
#map_canvas {
         width: 100%;
         height: 84%;
         border: 1px solid black;
    }
p {
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:12px;
    text-align:center;
    }
h4 {
    font-family: Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size:16;
    text-decoration:underline;
    text-align:center;
    color: #1155CC;
}






  
Script : map2.js


(function () {
           window.onload = function()
           {
               var map_canvas = document.getElementById('map_canvas');
               var futsal_map = new google.maps.LatLng(-7.28197, 112.71873);
              
               var option = {
                   zoom: 12,
                   center: futsal_map,
                   mapTypeId: google.maps.MapTypeId.HYBRID
               };
               var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map_canvas'), option);
              
               var futsal = [
                       ['<p>Jl. Kebraon II Surabaya</p><p>Tlp: 031 7337374</p>',-7.33662,112.70002,'Kebraon Sports Center'],
                       ['<p>Jl. Raya Ngagel No. 109 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5051491</p>',-7.28466,112.74759,'Ole Ole I Futsal'],
                       ['<p>Jl. Bung Tomo Surabaya</p><p>Tlp: 031 505149048</p>',-7.29027,112.74563,'Ole Ole II Futsal'],
                       ['<p>Jl. Raya Menganti Kedurus No. 88 Surabaya</p><p>Tlp: 031 72548173</p>',-7.31388,112.70594,'Primavera'],
                       ['<p>Jl. Jambangan Kebon Agung No. 53 Surabaya</p><p>Tlp: 031 71630930</p>',-7.3221146,112.7150818,'Fabel Futsal'],
                       ['<p>Jl. Raya Lontar No. 81 Surabaya</p><p>Tlp: 031 7408084</p>',-7.2827259,112.662571,'Fantasy Futsal I'],
                       ['<p>Jl. Manyar Jaya III Surabaya</p><p>Tlp: 031 5912226</p>',-7.2969085,112.7696243,'Fantasy Futsal II'],
                       ['<p>Jl. Tambaksari No. 10 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5010111</p>',-7.2519432,112.7561642,'Gelora 10 Nopember'],
                       ['<p>Jl. Kutisari No. 54-56 Surabaya</p><p>Tlp: 031 8417881</p>',-7.331654,112.748426,'GOR Kutisari'],
                       ['<p>Jl. Kenjeran No. 621 Surabaya</p><p>Tlp: 031 3897619</p>',-7.2505779,112.7890111,'Graha Futsal'],
                       ['<p>Jl. Jagir Wonokromo 100 Surabaya</p><p>Tlp: 031 5460900</p>',-7.302766,112.7448976,'Goal Futsal Mangga Dua'],
                       ['<p>Jl. Nginden II No. 109 Surabaya</p><p>Tlp: 031 77111119</p>',-7.301291,112.767253,'Hokky Futsal'],
                       ['<p>Plaza Graha Famili Surabaya</p><p>Tlp: 031 5544848</p>',-7.3217562, 112.7094107,'Futsal 134'],
                       ['<p>Jl. Jojoran I No. 50 Surabaya</p><p>Tlp: 031 60768820</p>',-7.2745778,112.7710748,'Arena Futsal'],
                       ['<p>Graha Famili Surbaya</p><p>Tlp: 031 72433389</p>',-7.2921888, 112.6767556,'Planet Futsal'],
                ];
              
               var infowindow = new google.maps.InfoWindow();
               var marker, i;
               for (i = 0; i < futsal.length; i++)
               {
                    marker = new google.maps.Marker({
                        position: new google.maps.LatLng(futsal[i][1], futsal[i][2]),
                        map: map,
                        title: futsal[i][3],
                        icon: 'img/ball.png'
                    });
                   
                    google.maps.event.addListener(marker, 'click', (function(marker, i) {
                    return function() {
                        infowindow.setContent('<h4>'+futsal[i][3]+'</h4>'+futsal[i][0]);
                        infowindow.open(map, marker);
                    }
                    })(marker, i));
                }
          
        };
}) ();




dan yang terakhir download file gambar untuk di masukkan ke dalam folder img.






setelah semua selesai dibuat. cobalah untuk membuka file index.html di browser kalian.

Selamat mencoba. Semoga sukses. :)

ERP - Aplikasi Enterprise

Enterprise Aplikasi “Integrasi Sistem-Sistem Informasi”


Definisi
Sering direpresentasikan dengan Sistem Informasi Enterprise (SIE)
  • Kumpulan sistem-sistem informasi yang terintegrasi dan bertujuan mendukung kegiatan-kegiatan institusi sebagai sebuah enterprise
  • Contoh: Enterprise Resource Planning (ERP), sistem-sistem legacy, sistem-sistem transaksional
Ciri : tingkat keterpaduan (integrasi) yang tinggi untuk mengakomodasi kebutuhan data/informasi yang terpadu pula

Motivasi untuk Integrasi

  • Disebuah Toko : Seorang pelanggan memesan barang secara manual. Pesanan ini dicatat, kemudian diproses secara manual pula dari satu bagian ke bagian yang lain. Data pesanan dientry setiap kali berpindah ke bagian lain, menimbulkan problem antara lain adalah kesalahan entry data, atau bahkan hilang di tengah perjalanan. Sering kali pesanan ini tertunda pemenuhannya.
  • Dis sebuah kantor pemerintah : Seorang warga memerlukan layanan yang harus ditempuh dalam beberapa tahap, melalui beberapa bagian. Idealnya, warga dapat melacak sejauh mana proses layanannya sudah berjalan, tetapi pada umumnya jawaban yang didapat bersifat negatif (mis: tidak tahu sekarang prosesnya sedang berada di mana).
 
Contoh: pemenuhan order dari pembeli

Pelanggan dan pemakai melihat layanan sebagai satu entitas yang utuh (tidak dapat dipisahkan/dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil)
  • Pemakai tidak akan melihat prosedur, langkah, komponen, dan detil implementasi di balik sebuah layanan
  • Pemakai tidak bisa menoleransi “keberhasilan parsial” (diimplementasikan secara parsial, atau dilaksanakan dengan hasil yang tidak memuaskan) dari sebuah layanan
  • Pemakai mengasosiasikan sebuah layanan terhadap keseluruhan organisasi (kantor, perusahaan, dsb) Contoh: seorang petugas layanan pelanggan benar-benar merepresentasikan organisasi tempat dia bekerja 
  • Contoh-contoh sebelumnya menunjukkan bahwa tidak cukup hanya memiliki sistem-sistem informasi di bagian-bagian dari kantor atau perusahaan
  • Muncul jenis kebutuhan baru terhadap ketersediaan data/informasi yang Terpadu dan Berlaku di seluruh organisasi (kantor, perusahaan, dsb)
 
Mengapa Integrasi Penting ?
 

Jika A, B, C, dan D terpisah, maka a, b, c, dan d hanya dapat diperoleh satu demi satu, dan penyusunannya untuk membentuk E hanya bisa dilakukan secara manual.
 

 
Biasanya sulit untuk membuat atau mengidentifikasi informasi komposit yang terbentuk dari relasi-relasi antara dua atau lebih sistem informasi.

 
Integrasi dalam Enterprise Computing
 
Tantangan integrasi dalam enterprise computing
  • Lingkup domain permasalahan yang luas (keuangan, personalia, produksi, pemasaran, …)
  • Back-end SIE yang kompleks (variabilitas dalam business logic, model pemrograman, dsb)
  • Penanganan transaksi dan security yang rumit
  • Format komunikasi/pertukaran data yang berbeda
 
Pendekatan “Total & Homogen”

Dianut oleh vendor-vendor besar (SAP, dsb)
  • Integrasi harus dilakukan pada setiap aspek dalam organisasi/bisnis (personalia, keuangan, produksi, pemasaran, inventory, …), dan didorong oleh satu kerangka pandang yang standar (standar bisnis atau penyediaan layanan)
  • Dengan pendekatan total & serentak, diharapkan integrasi dapat dilakukan secara lebih mudah karena homogenitas komponen-komponen sistem dapat terjaga
Pada umumnya tidak cocok untuk organisasi kecil atau yang tingkat kematangan TI-nya belum tinggi, karena:
  • Mahal (US$ 150.000 untuk implementasi SAP bagi UKM)
  • Memerlukan waktu lama, terutama karena belum mantapnya sistem-sistem informasi yang akan diintegrasikan
  • Tetap saja ada detil-detil kecil yang tidak tercakup oleh aplikasi integrator  karena proses-proses bisnis yang “tidak standar”
 
Pendekatan Bertahap
  • Mulai dari bawah (bottom-up), dengan memperhatikan kondisi saat ini (existing condition)
  • Integrasi dimulai dengan “merangkai” sistem-sistem yang ada menuruti pola/arsitektur integrasi yang juga bisa berkembang
Kelebihan: 
  • Murah
  • Benar-benar berangkat dari kondisi yang ada
Kelemahan:
  • Bisa memerlukan waktu yang lama (atau bahkan gagal) jika tidak berdisiplin dalam bergerak ke atas
  • Solusi yang diperoleh cenderung ad-hoc (temporer) dan tidak mengikuti standar
 
Contoh Kasus: Integrasi di Bidang Akademik (di Perguruan Tinggi)
 

 
Strategi Integrasi (1)

Integrasi harus didasarkan pada sasaran yang jelas. Pada akhirnya integrasi harus bermuara pada perbaikan proses/layanan
  • Fokus pada proses-proses bisnis/birokrasi, bukan pada sistem-sistem informasi
  • Secara spesifik perhatikan alur-alur yang terbentuk dari rangkaian aktivitas. Contoh: sistem layanan keluhan masyarakat (UPIK Pemkot Yogyakarta) keluhan masyarakat - UPIK - tanggapan - UPIK -  jawaban kepada masyarakat
Strategi Integrasi (2)
 
Identifikasi pihak-pihak yang terlibat: peran, tugas, kewenangan, dan aktivitas yang dilakukannya - rangkailah semua ini ke dalam alur yang telah ditetapkan

Kesamaan pandangan terhadap integrasi perlu dibangun

Dukungan perlu disiapkan
  • Tatakelola: tupoksi, legalitas, …
  • Sumber daya: SDM, pendanaan, infrastruktur

Strategi Integrasi (3)
Integrasi sistem-sistem informasi
  • Jika belum ada sistem informasi sama sekali, berbagai parameter integrasi (format data, protokol komunikasi data, database, user interface, dsb) bisa ditetapkan secara lebih mudah
  • Jika sudah ada sistem-sistem sebelumnya (dan saling berbeda):
  1. Memilih salah satu sistem dan mempromosikannya sebagai sistem standar; sistem-sistem lain harus mengikuti
  2. Membangun standar baru dan memaksa semua sistem harus mengikuti standar ini
  3. Membangun standar baru dan membiarkan semua sistem lama seperti apa adanya; integrasi dilakukan oleh sebuah sistem pengintegrasi

Pengenalan Phone Gap


Pengenalan Phonegap


PhoneGap adalah solusi untuk membangun aplikasi mobile yang cross-platform dengan menggunakan Web standard seperti HTML, JavaScript dan Css. PhoneGap juga merupakan framework yang digunakan saat mengembangkan aplikasi hybrid di platform mobile. Aplikasi hybrid adalah aplikasi multiplatform yang bisa dikembangkan di berbagai platform mobile terkini, seperti Android, IOS, dan Windows Phone. Implementasi aplikasi hybrid ini menggunakan HTML 5, kombinasi antara teknologi HTML, javascript, dan CSS 3 sehingga menghasilkan aplikasi yang memiliki fitur layaknya native app namun bisa dijalankan di berbagai platform yang berbeda. Dengan phonegap kita dapat menghemat waktu dalam membuat aplikasi untuk beberapa smartphone sekaligus dan hanya dibekali pengetahuan tentang HTML, JavaScript dan CSS semua dapat menggunakan PhoneGap.
Pada dasarnya PhoneGap merupakan library yang digunakan sebagai Javascript Wrapper yang akan menghubungkan event yang di buat di HTML interface ke Mobile OS System. Aplikasi berbasis PhoneGap juga dibuat dan dikemas seperti aplikasi asli(native), yang artinya pembuat aplikasi bisa membagikan aplikasinya melalui Apple App Store atau Android Market. PhoneGap SDK menyediakan sebuah API, yaitu sebuah lapisan abstrak yang menyediakan pengembang dengan akses ke fitur hardware dan platform tertentu.
Keunggulan PhoneGap yaitu Sudah mencakup hampir semua sistem operasi yang banyak digunakan dan mendukung sebagian besar fitur native pada masing-masing sistem operasi.
Fitur hardware yang didukung oleh PhoneGap API :


 Gb.01 Fitur hardware yang didukung oleh PhoneGap API


Lingkungan Pengembangan Fragmentasi

Lingkungan Pengembangan merupakan salah satu yang terpenting dalam fragmentasi. Anda akan membutuhkannya pada saat dua sistem operasi, Windows(Windows 7) dan Mac (Leopard). Jika anda ingin mengembangkan aplikasi mobile, dan menargetkan platform berikut :
1. iOS
2. Android
3. BlackBerry
4. WebOS
5. Symbian

6. Windows 7
maka anda harus menggunakan berbagai IDE seperti Xcode dan Eclipse serta bahasa pemrograman, seperti Java, C++ dan Objective C.

Komponen Browser sebagai Common Platform

Dunia browser sebagian besar terfragmentasi hanya sampai beberapa tahun yang lalu. Saat itu, browser yang berbeda berpegang pada standar W3C (World Wide Web Consortium ) untuk derajat yang berbeda. Firefox dan Safari Browser berada di garis depan dalam hal mengikuti standar yang ada, sementara yang lain tertinggal di belakang.
Sekarang, browser mencari yang lebih baik dalam hal mengikuti standar (terlebih pada platform mobile). Ini benar adanya karena platform mobile sekarang memiliki browser webkit-based yang sama. Juga pada browser baru, baik pada desktop dan smartphone, sudah mulai mematuhi standar baru seperti HTML5/ CSS3. Ini menambahkan lebih banyak fitur untuk dunia browser dan mengurangi fragmentasi di platform mobile.
Semua platform ponsel kecuali ponsel Windows7 menggunakan browser webkit - based, sementara pada ponsel Windows7 menggunakan IE7 - based. PhoneGap menggunakan browser modern ini sebagai platform untuk membangun aplikasi HTML5/CSS3-based. 


Aplikasi Mobile Webviews
Semua platform mobile browser mendukung penyisipan dalam aplikasi. Ini berarti salah satu layar dari aplikasi mobile Anda benar-benar dapat menjadi browser yang menampilkan halaman HTML. Penyisipan browser ini sering disebut sebagai webviews. Ini berarti Anda dapat menentukan salah satu layar dari aplikasi Anda sebagai webview.
 
Pikirkan tentang aplikasi Anda memiliki layar bernama ini "tentang kami" layar menunjukkan informasi perusahaan Anda "tentang kami.". Sekarang, mari kita asumsikan misalnya, "tentang kami" informasi tentang perubahan perusahaan Anda secara sering. Salah satu persyaratan dari aplikasi mobile Anda adalah untuk menunjukkan terbaru "tentang kami" informasi. Oleh karena itu, alih-alih menunjukkan hardcoded "tentang kami" layar, Anda dapat menunjukkan webview menunjuk ke perusahaan Anda halaman "tentang kami" (sebaiknya versi mobile dari halaman web). Ini akan memuat "tentang kami" halaman dari web. Juga, sebuah webview dapat digunakan untuk memuat dan menampilkan halaman HTML yang disimpan secara lokal pada perangkat mobile. Kita dapat mengambil konsep ini selangkah lebih maju: bukan halaman web statis, kita dapat menampilkan halaman web berbasis Ajax yang berinteraksi dengan layanan web.

Native Hooks untuk Paparan Kemampuan Perangkat

Browser dapat tertanam dalam aplikasi web, mari kita mengalihkan fokus kita untuk mengekspos kemampuan perangkat melalui browser tertanam. Katakanlah Anda sedang mengembangkan sebuah aplikasi Flickr, berdasarkan API Flickr. Dengan bantuan API ini, Anda dapat login ke Flickr, galeri daftar, men-download dan menampilkan gambar Anda.
Meskipun ini merupakan ide yang baik untuk aplikasi web, ketika kita menunjukkan aplikasi yang sama pada ponsel, ingatlah bahwa ponsel biasanya memiliki kamera. Ini akan masuk akal untuk memungkinkan aplikasi Flickr untuk mengambil gambar dari kamera dan meng-upload ke Flickr. Untuk melakukan hal ini, kita dapat membuat penyisipan browser (atau webview) expose JavaScript API, yang pada saat dipanggil, membuat kamera mengambil gambar dan memberi kita kembali data biner untuk gambar tersebut (lihat Gambar dibawah)


 Gambar JavaScript untuk Komunikasi native dan sebaliknya Secara teknis


semua platform mendukung mengekspos modul asli JavaScript di webview tersebut. Ini berarti, bahwa semua pemrograman platform ini memungkinkan kode JavaScript untuk memanggil Java asli / C + + / Objective kode C, dan sebaliknya. Mari kita lihat sebuah contoh. Webview kami host halaman HTML, yang menampilkan peta Google. Kami ingin pusat peta sesuai dengan lokasi GPS dari ponsel. Untuk melakukannya, kita perlu menulis komponen asli, yang bertanya tentang perangkat GPS lokasi.
Kemudian, kita menulis kode yang akan mengekspos modul asli dari webview tersebut. Kode JavaScript di webview memanggil kode ini untuk mendapatkan akses ke koordinat GPS. Setelah kode akses, keuntungan ke koordinat GPS, itu berpusat sesuai peta. Ini adalah prinsip utama di balik kerangka PhoneGap.

Aplikasi Pelayanan Jasa Service Menggunakan Android

Aplikasi Pelayanan Jasa Service Menggunakan Android

 Tampilan aplikasi :








 Jika berminat bisa hubungi saya via sms atau fb

085749096421
How to Buy please contact : www.facebook.com/ristusadewa

Sistem Informasi Web Sekolah PHP & MySQL

Sistem Informasi Web Sekolah PHP & MySQL





Jika berminat bisa hubungi saya via sms atau fb

085749096421
How to Buy please contact : www.facebook.com/ristusadewa

Aplikasi PSB online dengan Bootstrap dan Code Igniter

Aplikasi PSB online dengan Bootstrap dan Code Igniter

Tampilan aplikasi :


Jika berminat bisa hubungi saya via sms atau fb

085749096421
How to Buy please contact : www.facebook.com/ristusadewa

Aplikasi Penjualan menggunakan Boostrap dan Framework Code Igniter

Contoh aplikasi Penjualan menggunakan Boostrap dan Framework Code Igniter

Tampilan aplikasi :


Jika berminat bisa hubungi saya via sms atau fb

085749096421
How to Buy please contact : www.facebook.com/ristusadewa

Zadytha - Menghitung Subnet Mask pada IP


Menghitung Subnet Mask pada IP

Langsung saja deh ya. Misalnya IP addressnya 192.168.5.98/27 
Hitung berapa Subnet masknya...???

A.B.C.D
8.8.8.8

192.168.5.98/27

angka yg paling belakang adalah 27,
27 = 8+8+8+3

255.255.255.???

??? = 3

11100000 = 3

128+64+32+0+0+0+0+0 = 224

nah, ketemu kan. Jadi Netmasknya adalah 255.255.255.224

Gampang bin Mudah kan...


Koneksi PHP dengan Oracle


Koneksi PHP dengan Oracle

 
Setting Koneksi ke Oracle Server dilakukan langkah berikutnya membuat koneksi PHP dengan Oracle. Terlebih dahulu install Apache dan PHP disini saya mengunakan phptriad . setelah phptriad terinstall edit file php.ini di C:\apache\php\php.ini

 

Gambar 1. buka php.ini

edit php.ini seperti dibawah

 
Gambar 2. edit php.ini
hilangkan semicolon ';' pada extension=php_oci8.dll dan extension=php_oracle.dll kemudian simpan. Selanjutnya buat file test.php seperti berikut.

  
Gambar 3. buat test.php

simpan di C:\apache\htdos\ , start apache dan buka test.php lewat browser jika koneksi berhasil akan tampil "Successfully connected to Oracle."


Gambar 4. Koneksi berhasil

Pemrograman - Pengenalan iSQL*PLUS


Pengenalan iSQL*PLUS
iSQL*PLUS adalah SQL*PLUS berbasis web yang disediakan oleh Oracle, didalamnya kita bisa menampilkan struktur tabel, mengedit SQL Statement, menjalankan perintah SQL, menyimpan SQL Statement ke dalam file script, dan memanggil file script yang sudah disimpan.

Logging in iSQL*PLUS 
Untuk memanggil iSQL*PLUS, jalankan browser, pada jendela browser ketik alamat : http://nama_mesin/isqlplus 
nama mesin adalah nomer IP tempat dimana database ditempatkan pada server atau pada local machine.




iSQL*PLUS Environment
Berikut iSQL*PLUS Environment :



Menampilkan Struktur Tabel
Untuk menampilkan struktur table digunakan perintah DESCRIBE. 
Formatnya :
DESC[RIBE] namatabel



Berinteraksi dengan File Script
Apa yang ditulis dalam editing window pada iSQL*PLUS dapat disimpan sebagai file script.



Pemrograman - Dasar-dasar penulisan statement SQL - Part 2

Ekspresi Aritmatik
Suatu ekspresi yang melibatkan tipe data bilangan (NUMBER) dan tanggal (DATE) menggunakan ekspresi artimatika.


Operator Presedence
Perkalian dan pembagian memiliki prioritas (precedence) lebih tinggi daripada penambahan dan pengurangan.
 

Penggunaan Tanda Kurung
Penggunaan tanda kurung memiliki prioritas paling tinggi dibanding presedensi operator yang lain.